Sunday, March 31, 2013

1 20 "Kebiasaan Baik" Yang Sebenarnya Tidak Baik - UPDATE !!

Date: Sunday, March 31, 2013 2:17 PM
Category:
Author: ™Cpk-Cyber™
Share:
Responds: 1 Comment
11. Memakai Sandal Jepit

Saat ingin beristirahat dari sepatu berhak tinggi, Anda pun memilih flip-flop atau sandal jepit. Sayangnya, menurut Jordana Szpiro, seorang podiatrist di Boston mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut tidak memberikan pengaruh baik apapun, bahkan berbahaya.

"Flip-flop atau sandal yang tidak memberi dukungan pada struktur kaki, dapat menyebabkan patah tulang karena kaki menjadi tegang karena mereka mencoba menahan berat badan Anda," jelas Szpiro.

Selain itu, saat mengenakan sandal jepit, otot-otot pada bagian depan tulang kering (tibialis anterior) bekerja lebih keras daripada ketika kita bertelanjang kaki karena jari-jari kaki mencoba menahan sandal supaya tidak "bergerak" ke mana-mana. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih sandal jepit dengan penutup tumit, bertali besar serta memiliki lengkungan pada telapak kaki (mengikuti kontur telapak kaki).

12. Latihan Kardio untuk Turunkan Berat Badan

Jika Anda pikir dengan latihan kardio saja bisa menurunkan berat badan dengan mudah, tampaknya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut Joseph Ciccone, DPT, CSCS, seorang terapis di Columbia dan Doctors Eastside Sports Therapy di New York, "Jika Anda hanya melakukan latihan kardio maka tubuh akan terbiasa dengan rutinitas dan mulai membakar lemak lebih sedikit dari waktu ke waktu."

Selain itu, melakukan gerakan olahraga yang sama terus menerus juga bisa membuat otot-otot tegang dan cedera. Sebaiknya lakukan beberapa gerakan olahraga lain dan sesekali istirahatkan diri Anda untuk menjaga denyut jantung tetap stabil. Bahkan menurut Ciccone, gerakan olahraga yang beragam justru membantu mengurangi jumlah kalori lebih banyak.

13. Menunda makan untuk bisa makan lebih banyak di lain waktu.

Danine Fruge, rekan medis dari Pritikin Longevity Center dan Spa di Miami, mengatakan dengan menunda makan, Anda akan memiliki keinginan lebih besar untuk makan jauh lebih banyak dari yang diinginkan. Hal itu juga akan membuat Anda makan lebih banyak lagi keesokan harinya.

14. Minum air kemasan.

Banyak orang menduga meminum air dalam kemasan lebih sehat ketimbang air keran. Dokter Diamond menjelaskan, air dalam kemasan tidak memiliki fluoride yang bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Cara terbaik adalah dengan memasang filter untuk air keran anda.

15. Membersihkan dengan produk disinfektan.

Peneliti senior dari Environmental Working Group Rebecca Sutton menyatakan pembersih yang memakai disinfektan dan antibakteri belum memiliki bukti kuat dan signifikan dapat membersihkan lebih baik. Selain itu, beberapa produk pembersih juga memiliki bahan-bahan yang bisa mengakibatkan kanker, menganggu kestabilan hormon, dan penyebab asma.

16. Mengkonsumsi suplemen nutrisi.

Profesor dari Georgia State University Christine Rosenblom mengatakan kebanyakan orang mengkonsumsi beberapa suplemen sekaligus tanpa tahu dengan benar fungsinya. Padahal, suplemen memiliki efek samping yang cukup serius jika dikonsumsi berlebihan. Beberapa efek berbahaya yang tumbuh adalah vitamin A yang bisa mengganggu pertumbuhan janin, vitamin C yang mengakibatkan gangguan pencernaan, dan vitamin B6 yang dapat merusak syaraf.

17. Makan Buah Segar Setelah Makan

Makan buah saat siang atau malam hari adalah kebiasaan yang paling sering dilakukan. Paling sering buah dijadikan sebagai hidangan penutup setelah makan. Seorang ahli gizi bernama Naini Setalvad memberikan tips cara yang tepat untuk mengatur makan buah-buahan.

Waktu terbaik untuk makan buah-buahan adalah saat pagi hari setelah minum segelas air. Ternyata makan buah-buahan setelah makan bukanlah waktu yang tepat. Karena, buah tidak akan dapat dicerna dengan baik, nilai nutrisi dalam buah juga tidak bisa diserap baik oleh tubuh.

Kalau ingin menikmatinya setelah makan sebaiknya berikan jeda waktu sekitar 30 menit setelah makan. Jika menderita diabetes atau masalah pencernaan seperti asam lambung, idealnya harus makan buah satu jam sebelum atau dua jam sesudah makan.

Untuk persediaan buah segar, pilihlah pisang yang tahan tiga sampai empat hari, apel kesegarannya bisa bertahan hingga seminggu. Buah pir bisa tahan hingga enam hari, pepaya tahan disimpan dua hingga tiga hari. Masa simpan buah juga tergantung pada kematangan buah saat dibeli. Buah yang masak ketika dibeli, umumnya bisa disimpan hingga tiga hari dalam lemari es.

18. Terlalu Banyak Minum Susu

Vitamin D yang terkandung dalam susu baik untuk membangun tulang. Tapi mengonsumsi terlalu banyak susu dapat mengurangi zat besi dalam tubuh anak. Sebuah penelitian terbaru dari Kanada menunjukkan bahwa jumlah asupan susu yang disarankan hanya dua gelas sehari. Hasil riset tersebut juga diamini oleh The American Academy of Pediatrics (AAP) yang juga menyarankan asupan dua atau tiga gelas susu sehari.

Dalam studinya, dr. Jonathon Maguire meneliti hubungan antara asupan susu dan kadar zat besi pada anak. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati 1300 anak-anak berusia 2 – 5 tahun yang berkait pigmentasi kulit, indeks massa tubuh anak, dan waktu yang dihabiskan anak di luar ruangan.

Dari hasil samapel darah diketahui bahwa anak-anak yang terlalu banyak mengonsumsi susu, vitamin D akan meningkat tapi zat besi kadarnya akan berkurang.Padahal kekurangan zat besi bisa mengakibatkan gangguan perilaku anak, pengendalian diri, pembelajaran, dan gangguan konsentrasi.
Sementara, anak-anak yang mengonsumsi dua gelas susu tiap harinya memiliki kadar vitamin D dan zat besi yang sehat.

19. Mengkonsumsi Banyak Vitamin C

Hal yang perlu di catat adalah Vit C adalah mikronutrien, diperlukan tidak dalam jumlah yang banyak. Kelebihan Vit C akan di buang bersama urin, tidak akan di simpan oleh tubuh. Jadi tuk mereka yang maniak Vit C boleh jadi menghambur-hamburkan uang, karena minum melebihi kebutuhan tubuh.
Dosis optimal Vit C bervariasi, ada yang menyebutkan 200-500 mg per hari ada pula yg menyatakan 75-100 mg perhari., khusus ibu hamil 130 mg per hari. Namun kemampuan tubuh kita sendiri mampu menerima dosis 600 mg. Itulah sebabnya di pasaran Vit C banyak dijual dengan dosis 500 mg.
Bagaimana dengan dosis tinggi? Vit C dosis 1000 mg, menurut banyak ahli sebenarnya sudah berlebihan jika diminum tiap hari. Angka tersebut melebihi kebutuhan riil tubuh. Suntik Vit C dosis 1000 mg pun hanya dilakukan seminggu 2 x. Intinya minum Vit C dosis tinggi tidak boleh dilakukan terlalu sering. Sebaliknya kita pun tidak boleh mengabaikan Vit C. Bila kekurangan maka metabolisme tubuh terganggu , daya imun dan vitalitas merosot, kulit pun jadi kusam.

20. Mengupas Kulit Apel Sebelum Dimakan

Jika kulit apel dikupas, maka lebih dari setengah nutrisi yang ditawarkan apel ikut terbuang. Hal ini tentunya mengurangi kadar gizi dan vitamin yang dimiliki oleh apel. Berdasarkan dari penelitian terbaru, kulit apel dinyatakan memiliki tiga kandungan antioksidan yang sangat penting bagi tubuh, yaitu quercetin, apicatechin dan procyanidin. Ketiga antioksidan ini dinyatakan dapat membantu pencegahan kulit keriput, memberikan perlindungan untuk sel tubuh, membuka penyumbatan pembuluh dara sampai dengan mencegah penyakit jantung dan kanker.

Semakin berwarna merah kehitaman kulit yang dimiliki buah apel, maka semakin tinggi tingkat anti oksidan yang dimilikinya,kata seorang peneliti dari University of New york, Amerika serikat. Penelitian lain malah telah berhasil membuktikan bahwa selain memiliki kadar antioksidan tinggi, apel juga memiliki mineral, vitamin dan serat yang mampu mencegah tiga jenis kanker.

nah, kalo postingan yang sebelumnya ada di sini

Artikel Terkait :



1 comment

May 13, 2014 at 11:46 AM

Kebiasaan yang baik perlu kita tanamkan sejak dini. Termasuk penggunaan Kemasan Makanan yang baik.

Post a Comment

Info Page Load Timer