Friday, March 2, 2012

0 Cacing "Hidup Abadi"

Date: Friday, March 2, 2012 6:13 PM
Category:
Author: ™Cpk-Cyber™
Share:
Responds: 0 Comment
Wah, gan baru-baru ini ada cacing hidup abadi !
gimana ceritanya ya ?
langsung aja gan, Cekidot ...

detail berita




LONDON - Makhluk hidup tentu memiliki usia hidup yang terbatas, 
dan tidak akan ada yang mampu bertahan hidup selama-lamanya. 
Namun, ilmuwan baru-baru ini menemukan spesies cacing pipih 
(planaria) berjenis aseksual yang mampu hidup 'abadi'.

Seperti yang dilansir Ibtimes, Rabu (29/2/2012), ilmuwan dari Nottingham 

University telah menemukan
spesies cacing pipih aseksual yang
mampu mengatasi proses penuaan sehingga berpotensi untuk dapat 
hidup selamanya.

Cacing yang menjadi objek penelitian ini terdiri dari dua jenis, diantaranya 

yang bereproduksi seksual dan aseksual. Proyek penelitian ini didanai 
oleh Biological Sciences Research Council (BBSRC) dan Medical Research 
Council (MRC).

Diketahui bahwa, cacing planaria aseksual memiliki kemampuan untuk 

regenerasi sel yang dapat menggantikan jaringan tua atau rusak. 
Percobaan yang dilakukan mengungkapkan bahwa sel yang menua 
terkait dengan telomore (untaian dari DNA) yang memiliki ukuran panjang.

Ternyata, untuk tumbuh dan berfungsi normal, sel-sel dalam tubuh manusia

 pun harus tetap meregenerisasi untuk menggantikan sel-sel yang rusak. 
Selama proses tersebut, salinan materi genetik dikodekan dalam setiap 
sel ke calon generasi sel berikutnya.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Aziz Aboobaker menunjukkan bahwa 

cacing planaria yang bereproduksi secara seksual tidak mampu mempertahankan 
panjang telomere dengan cara yang sama seperti halnya cacing planaria 
aseksual. Cacing Planaria mampu mempertahankan panjang telomere-nya 
tanpa batas waktu.

"Biasanya ketika sel-sel membagi diri untuk menyembuhkan luka, atau 

selama reproduksi maupun pertumbuhan, mereka mulai menunjukkan 
tanda-tanda penuaan. Cacing planaria dan sel induk mereka entah bagaimana 
dapat menghindari proses penuaan" pungkas Dr Aboobaker.

"Penelitian menarik ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman 

dasar kita dari beberapa proses yang terkait dengan penuaan, dan membangun 
fondasi yang kuat untuk meningkatkan kesehatan dan potensi umur yang 
panjang di dalam kehidupam organisme, termasuk manusia." jelas 
Prof Douglas Kell, Chief Executive di BBRSC.

Artikel Terkait :



Post a Comment

Info Page Load Timer